Kognitif · Anvesana Research Institute

Indeks Kognitif Nusantara

Memetakan kemampuan kognitif melalui pilihan delapan subtes, dari penalaran dan memori sampai kemampuan numerik.

Format dan jumlah
Pilihan ganda
Estimasi pengerjaan
Sesuai komposisi subtes
Rentang usia
12-60 tahun
Kategori menurut manual
C

Spesifikasi mengikuti manual pengembang 2026. Kesesuaian norma, versi, dan penggunaan dibahas sebelum pelaksanaan.

Contoh data simulasi

Seperti apa hasilnya?

Contoh report Indeks Kognitif Nusantara berikut memakai data simulasi, bukan hasil peserta nyata.

  • Ringkasan kemampuan kognitif umum (GCA)
  • Skor dan kategori delapan subtes

GCA dibentuk oleh empat subtes. Interpretasi rinci Deret Angka dan Matematika Kerja belum tercakup dalam contoh ini.

Report dan contoh soal ditampilkan dalam bahasa Indonesia.

Perbesar (tab baru)

Memuat halaman...

Contoh report Indeks Kognitif Nusantara, halaman 1, data simulasi

Untuk memahami apa?

Saat seseorang menghadapi informasi baru, kemampuan apa yang membantunya memahami persoalan? IKN Umum membantu memetakan kemampuan kognitif dalam kerangka CHC. Delapan pilihan subtes mencakup penalaran, visualisasi, memori, bacaan, pengecekan kode, serta kemampuan numerik. Komposisinya disesuaikan dengan tujuan asesmen.

Cakupan pengukuran

CHC (Cattell-Horn-Carroll Theory)

1. Penalaran Abstrak (PAB)
Menemukan kaidah keseimbangan melalui timbangan figural.
2. Penalaran verbal
Memahami dan menganalisis informasi berbentuk kata dan kalimat.
3. Visualisasi
Membayangkan perubahan bentuk dan posisi secara visual.
4. Memori kerja
Menyimpan sekaligus memanipulasi informasi dalam pikiran.
5. Pemahaman bacaan
Menangkap isi dan maksud dari wacana tertulis.
6. Kecepatan Pengecekan (KPE)
Mencocokkan kode huruf dan angka dengan cepat dan akurat.
7. Deret Angka (DEA)
Menemukan pola dan relasi dalam urutan angka.
8. Matematika Kerja (MTK)
Menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan soal cerita.

Konteks penggunaan

  • Pemetaan potensi untuk kebutuhan pengembangan individu.
  • Pembahasan kesiapan belajar bersama informasi pendidikan dan pengalaman peserta.
  • Asesmen organisasi yang membutuhkan gambaran kemampuan kognitif, dengan norma dan tujuan penggunaan yang sesuai.

Cara membaca hasilnya

Profil kemampuan bukan ukuran nilai seseorang secara keseluruhan. Skor perlu dibaca bersama latar pendidikan, kondisi pengerjaan, dan informasi lain. Rentang usia pada manual tidak berarti bukti normanya sama kuat untuk setiap kelompok usia.

Seperti apa bentuk soalnya?

Contoh pengenalan berikut menggunakan bahan panduan latihan, bukan bank soal asesmen. Sebagian gambar dan pilihan diadaptasi untuk pengenalan. Tidak ada skor asesmen; pilihanmu tidak dikirim atau disimpan sebagai hasil tes.

Diadaptasi dari contoh latihan

1. Penalaran Abstrak (PAB)

Perhatikan timbangan pertama. Bentuk mana yang menyeimbangkan timbangan kedua??

Bukti dan rujukan

Manual teknis melaporkan pengujian pada 1.554 partisipan, mencakup konsistensi internal dan struktur faktor. Dokumentasi itu perlu ditelaah untuk kelompok dan keputusan yang dituju. Kajian publik di bawah membahas lanskap riset kognitif, bukan validasi langsung IKN.

Bedakan bukti tentang instrumen, riset format, dan landasan teori sebelum menggunakan hasil untuk keputusan.

Abstrak konferensi · 2026

Global Trends in Cognitive Measurement: A Bibliometric Analysis

Kajian bidang pengukuran kognitif oleh peneliti Anvesana. Bukan studi validasi IKN Umum.

Baca sumber riset (membuka tab baru)

Dasar ringkasan: Technical Manual Indeks Kognitif Nusantara Umum (2026), hlm. 2-9, 15-21

Ditinjau 27 Oktober 2026

Klien Scalify dapat meminta manual teknis lengkap. Minta manual teknis (membuka tab baru)

Dikembangkan oleh

Anvesana Research Institute

Jalankan dalam alur asesmenmu.

Scalify membantu menyiapkan akses peserta, pelaksanaan, skoring, dan hasil sesuai ruang lingkup yang disepakati. Pemilihan alat dan interpretasi tetap mengikuti kompetensi profesional serta kebutuhan asesmen.